Thursday, September 1

10 Aspek Kebutuhan Operasional dalam Memulai Usaha Baru


Menjadi seorang enterpreneur merupakan profesi yang banyak digandrungi oleh orang-orang saat ini. Segala usaha yang bisa menjadi keuntungan yang besar, dijalani meskipun medan yang dilaluinya itu sulit. Telah banyak orang  di dalam atau di luar negeri, menjadi seorang entrepreneur sukses, karena ide dan inovasi yang mereka tuangkan dalam usahanya berjalan sesuai harapan meskipun sebelumnya pernah mengalami kegagalan berkali-kali.


Misalnya Bill Gates merupakan orang terkaya di dunia saat ini. Dulunya dia merupakan mahasiswa yang drop-out dari Harvard University USA, dan memilih untuk memulai menjadi start-up digital yang kini kita kenal Microsoft. Alasan Mr Bill keluar dari universitas impian semua orang tersebut, karena beliau fokus untuk mengasah skillnya dibidang teknologi. Sehingga Bill Gates membuat sebuah bengkel kecil untuk mengembangkan skillnya dan membuat software-software yang bisa membantu kegiatan manusia sehari-hari.

Dengan inovasi yang dimiliki oleh pria kelahiran Oktober 1955 tersebut, dikembangkan terus menerus hingga akhirnya tahun 1975, Bill Gates berhasil membangun sebuah perusahaan yang kini menjadi big company yaitu Microsoft. 

Pelajaran yang bisa kita dapat dari kesuksesan Bill Gates, adalah menjadi seorang berpikir kreatif dan inovatif. Selain itu kita sebagai calon entrepreneur juga perlu melakukan observasi dengan lingkungan sekitar seperti berpikir tentang usaha baru yang belum ada dan dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar kita. Terdapat 3 point penting jika ingin membangun sebuah usaha dibidang apapun, yaitu ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). 

Kita sebagai calon entrepreneur, perlu mengamati proses usaha yang dilakukan oleh entrepreneur yang sukses, selanjutnya meniru apa yang mereka lakukan dalam berbisnis. Dan terakhir adalah memodifikasi produk yang kita jadikan lahan bisnis.

Apa saja yang dibutuhkan dalam memulai usaha baru?

1. Membuat nama dan logo

sebagai pengusaha baru, hal yang pertama yang perlu dipersiapkan adalah nama usaha yang akan dijalankan. Dalam pemberian nama juga perlu pertimbangan yang cukup matang, dan sebaiknya menggunakan nama yang mudah diingat oleh konsumen. Selain itu logo usaha juga merupakan hal penting yang perlu dipersiapkan, gunakan logo yang unik dan simpel. Tujuannya untuk memikat perhatian konsumen.

2. Memilih tempat usaha

Memilih tempat usaha juga hal yang perlu diperhitungkan. Carilah tempat strategis demi kelancaran usaha anda. Jika anda membuka usaha makanan, sebaiknya mencari tempat yang ramai dikunjungi orang, seperti kedai pinggir jalan atau ruko-ruko.

3. Membeli perlengkapan

Setelah tempat telah tersedia, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan alat perlengkapan baik untuk digunakan oleh konsumen ataupun untuk memproduksi barang.

4. Merekrut Pegawai

Bantuan dari pegawai juga bisa meningkatkan produksi usaha kita. Meskipun hal tersebut masih bersifat opsional bagi pengusaha baru. Tetapi biasanya seorang pengusaha baru, mengambil pegawai dari sanak keluarganya. Perlu anda ketahui bahwa terdapat 3 kategori pegawai untuk bisnis baru dalam usaha kecil yaitu

  • Pegawai frontlines
  • Pegawai Sales
  • Manejemen


5. Melakukan training

Pentingnya melakukan pelatihan karena, untuk mengukur keadaan ekonomi dari proses bisnis tersebut. Ada tiga step dalam pelatihan ini, yaitu melakukan uji coba produksi baik barang maupun jasa. Yang kedua adalah jika anda memiliki staff, anda mesti memberikan pelatihan dalam keadaan ramai, misalnya workhop. Dan terakhir adalah catat kendala dalam proses bisnis usaha anda.

6. Membuat alat promosi

Perlunya alat promosi, untuk menyebarluaskan informasi mengenai usaha bisnis anda ke publik. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan trafik konsumen usaha anda. Banyak alat promosi yang bisa digunakan, sesuai dengan inovasi anda sebagai pengusaha, seperti menampilkan nama perusaha dan logo di kantong plastik, baliho, koran, majalah, brosur dll.

7. Legalitas Usaha

Hal ini sangat penting ada, ketika memulai usaha baru, sebab jika anda tidak memiliki surat izin usaha dari pemerintah. Hal tersebut dianggap usaha anda illegal dan bisa jadi usaha anda disita oleh pemerintah. Dan anda bisa terkena hukuman mengenai usaha illegal.

8. Acara Peresmian

Memulai usaha, sebaiknya mengadakan peresmian seperti acara kecil-kecilan sebagai tanda kesyukuran atas usaha anda. Untuk menjadikan acara sebagai hal yang unik ada baiknya anda membuat sebuah voucher promosi yang menarik. Dan undanglah juga keluarga dan kerabat anda dalam acara tersebut.

9. Penerapan Teknologi

Zaman teknologi yang semakin berkembang, anda sebagai new entrepreneur perlu juga memanfatkan peluang tersebut, seperti membuat website resmi dari usaha anda untuk memperkenalkan ke publik secara luas, selain itu perlu juga membuat akun sosial media alat pendukung promosi di bidang sosial media.

10. Belajar dari kesalahan umum

Poin terakhir ini sangat penting anda ingat, sebab banyak pengusaha yang gagal karena kesalahan sedikit tetapi dapat berakibat fatal dikemudian hari. Seperti membuat usaha secara tergesa-gesa, membayar upah tenaga kerja lebih besar dibanding pesaing, menghabiskan dana terlalu banyak untuk renovasi tempat usaha, dan sebagainya.

Jika terdapat kritik dan saran silahkan tinggalkan di kolom komentar bawah ini.


Artikel Terkait

10 Aspek Kebutuhan Operasional dalam Memulai Usaha Baru
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email