Saturday, November 12

Telkom StartUp Day Bertepatan Pada Harbolnas


Hari Belanja Online Nasional atau disingkat Harbolnas merupakan hari perayaan untuk semua orang demi mendorong dan lebih mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan berbelanaja secara online.
Hari yang bertepatan 11 November 2016 kemarin telah dirayakan di Indonesia sejak 2012. 

Bertepatan pada hari spesial tersebut, ECIA Laboratory dari Telkom University menyelenggarakan sebuah event talkshow yang menyambut Harbolnas yaitu Telkom StartUp Digital Day. Dimana speakers dari event talkshow ini terdapat 3 Orang Narasumber yaitu Edward Widjanarko (Co-Founder Cicil.co), Chairul Avif (Soskom Pandi), dan Hadi Santoso(Perwakilan Bandung Digital Valley). Dan seorang moderator yaitu Mufid (ID Cloud Host). Acara yang di sponsori oleh Pandi ini dihadiri oleh banyak peserta khususnya mahasiswa. 

Topik yang disampaikan dalam acara sangat bernilai positif untuk meningkatkan semangat generasi muda dalam membangun startup, yang akan menjadi solusi dari permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia. 

Peserta Talkshow Telkom StartUp Day 2016 (credit pic by facebook.com/pelajarpro)
Dalam sesi penjelasan tentang start up day, dari Edward Widjanarko. Beliau menjelaskan secara singkat bahwa perkembangan start up pada masa sekarang sangatlah pesat, akan banyak persaingan yang begitu ketat untuk menjadi nomor satu. Selain itu beliau juga menjelaskan startup yang dibangun yaitu Cicil.co. StartUp ini bergerak di bidang financial degan target user mahasiswa aktif dikampus manapun di Indonesia. Tujuan dari produk ini, yaitu memberikan pinjaman ke mahasiswa secara mudah demi kebutuhan mahasiswa tersebut. Setelah itu, akan ada sistem pembayaran untuk mahasiswa secara berangsur sampai jumlah bulan yang ditentukan dengan bunga 0%.

Sistem kerja dari cicil.co telah terintegrasi dengan marketplace online di Indonesia seperti Lazada, Zalora, Bukalapak, Tokopedia, dll. Sehingga pengguna cukup menyantumkan url dari item yang ingin dibeli ke dalam website resmi cicil.co. Dan saat itu sistem akan langsung melakukan pengecekan ke server untuk validasi data dan secara otomatis, pengguna akan memilih jumlah angsuran yang dipilih untuk proses penyicilan item yang dibeli nantinya.

Kemudian penjelasan dari Chairul Avif yang menjabat sebagai SOSKOM PANDI. Meskipun tidak terlalu paham tentang StartUp tetapi, beliau mencoba menjelaskan kegunaan domain yang dikelola oleh PANDI untuk kebutuhan StartUp nantinya. Pengelolan domain di Indonesia cukup berkembang, dimana telah banyak nama domain yang telah bekerjasama dengan PANDI dan lebih baik lagi apabila para StartUp di Indonesia menggunakan domain ID sebagai identitas negaranya.

Sesi Serah Terima Cendramata (credit pic by facebook.com/pelajarpro)
Dalam penjelasan dari Hadi Santoso yang merupakan perawakilan dari Bandung Digital Valley bidang IT dan Infrasruktur. Beliau menjelaskan proses inkubasi (Indigo.id) yang diprogramkan oleh BDV. Dimana startup-startup yang memiliki ide dan solusi yang baik akan dibiayai dan difasilitasi oleh PT Telkom untuk pengembangan Startup-startup itu nantinya. Sebelumnya StartUp yang mengajukan diri untuk diingkubasi, tidaklah langsung diterima saja, perlu ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi. Dan selain terdapat pula proses penyeleksian terlebih dahulu dari pihak pengelola Program Indigo BDV. 


EmoticonEmoticon